• Arema
  • Bontang FC
  • Persebaya
  • Persema
  • Perseman Manokwari
  • Persepar Palangkaraya
  • Persiba Bantul
  • Persibo
  • Persija
  • Persijap
  • Persiraja
  • Pro Duta FC
  • PSIR Rembang
  • PSLS Lhokseumawe
  • PSM Makassar
  • Semen Padang FC
  • Persebaya vs Persibo, GBT Surabaya, Minggu (26/5)
  • Persibo vs Persepar, Stadion Letjeh H Soedirman, Bojonegoro, Rabu (29/5)

Detil Profil


Kamis, 15 Maret 2012 17:27 WIB

CEO LPIS Kupas Bisnis Sepakbola di Depan Pengusaha Tionghoa

Sumarlin - Jakarta



CEO LPIS Kupas Bisnis Sepakbola di Depan Pengusaha Tionghoa


Font Size - + T

 

CEO PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) Widjajanto mendapat kesempatan langka berbicara di depan puluhan pengusaha muda Tionghoa yang tergabung dalam Young Entrepreneurs Council(YEC) di Superblok Mega Glodok Kemayoran (MGK), Jakarta, Sabtu (18/2). YEC merupakan departemen di bawah Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) DKI Jakarta.

Widja--sapaan akrab Widjajanto--merupakan pembicara keenam dalam acara 'CEO Talk of The Month' yang digelar rutin sejak awal 2001, sekaligus narasumber pertama di tahun 2012. Lima pembicara sebelumnya masing-masing Putri Kuswisnuwardhani (CEO Mustika Ratu), Hasnul Suhaimi (Presdir  XL Axiata), Kim Yoo Young (Managing Director Samsung Electronics Indonesia), Yuliasiane Sulistiawati (Presdir PAZIO), serta Hengky Setiawan (CEO PT Setia Utama Telesindo). "Sebuah kehormatan bisa berbicara di sini. Sebenarnya tidak ada yang bisa kami banggaka, karena kami baru mulai membangun sepakbola nasional," kata Widja membuka pembicaraan.

Pria asal Surabaya itu lantas memaparkan perkembangan sepakbola Indonesia, mulai saat masih terpuruk dari sisi prestasi maupun bisnis sampai dimulainya era industri sekarang ini. "Sejarah sepakbola Indonesia tidak bisa dilepaskan dari pemain keturunan Tionghoa. Beberapa di antara mereka ikut mengharumkan bangsa. Kakek Kim Kurniawan, pemain Persema itu, adalah pemain nasional," sebutnya.

Hingga tahun 2010, beber Widja, situasi sepakbola Indonesia masih memprihatinkan. Prestasi tidak ada, tawuran suporter kerap terjadi, dan karena itu dari sisi bisnis sangat buruk. "Klub-klub, walau brbentuk PT, tapi masih pakai uang negara. Setiap tahun satu klub menghabiskan 15 sampai 30 miliar. Hitung saja berapa kerugian yang harus ditanggung negara," ungkap Widja.

Situasi itu diperburuk dengan maraknya praktik suap dan pengaturan skor, baik kepada wasit maupun pelatih. Widja mencontohkan, "Saya pernah mendengar cerita dari seorang pelatih yang disogok agar timnya kalah. Ada juga pemain yang perjanjian kontraknya Rp 2 miliar tapi yang dia terima hanya Rp 400 juta." Kondisi itu mendorong para reformis sepakbola, termasuk pengusaha Arifin Panigoro, membentuk Gerakan Reformasi Sepakbola Indonesia (GRSNI).

Setelah kepengurusan lama PSSI berhasil diganti, pelan-pelan kondisi sepakbola Indonesia mulai membaik. Dari sanalah pembangunan sepakbola profesional yang mandiri bermula. Pemerintah mendukung penuh dengan mengeluarkan Permendagri nomor 22 tahun 2011 yang melarang penggunaan dana APBD untuk olahraga profesional, termasuk sepakbola. "Kita mendapatkan Rp 100 miliar per musim dari hak siar televisi. Sangat jauh dibanding kompetisi sebelumnya yang hanya Rp 10 miliar. Ada juga sponsor-sponsor lainnya," ungkap alumnus FISIP Unair itu.

Widja menegaskan prospek bisnis sepakbola ke depan sangat bagus. Itu tak lepas dari minat besar masyarakat Indonesia terhadap sepakbola. Bila dirata-rata, setiap pertandingan Indonesian Premier League (IPL) disaksikan sekitar 12.500 penonton. Itu belum termasuk 80 juta pemirsa televisi. "Makanya saya katakan, kalau Anda investasi (pasang spot iklan di televisi) di Liga Inggris itu benar namun tidak tepat. Tapi kalau di liga Indonesia itu baru benar dan tepat," urainya.

Lebih jauh anggota Komite Ad-Hoc AFC Champions League (AFCCL) itu mengatakan, bisnis sepakbola selalu paralel dengan perkembangan ekonomi sebuah negara. Brasil, Rusia, China, dan India bisa jadi contoh kasus. India tengah menggebu-gebu membangun industri sepakbola mereka dengan cara menarik kalangan selebritis, entah sebagai penonton atau pemilik saham. Jepang juga maju luar biasa setelah kompetisinya profesional.

Saat ini sejumlah klub IPL telah menggandeng kerjasama dengan investor besar, misalnya PSM Makassar dengan Bosowa Group serta Arema dengan PT Ancora. "Ya, siapa tahu setelah ini teman-teman dari YEC ramai-ramai membeli saham klub Indonesia," seloroh Widja.

Ketua Umum INTI-YEC Darwin Leo pada kesempatan sama mengatakan, 'CEO Talk of The Month' merupakan acara yang rutin digelar guna menambah wawasan para pebisnis muda Tionghoa. "Sebagai pengusaha muda kami perlu belajar banyak kepada siapa saja. Kebetulan kondisi kami hampir sama dengan PSSI seperti yang dibilang Pak Widja tadi, masih bayi dan sama-sama ingin berkembang," tuturnya.

Darwin menambahkan, terbuka kemungkinan antara PSSI dan YEC nanti membangun kerjasama saling menguntungkan. Pasalnya anggota YEC berasal dari berbagai latar belakang usaha, mulai perbankan, konsultan pajak, restoran, hingga bisnis retail. "Banyak hal yang bisa dikerjasamakan, tentunya perlu pembahasan lebih lanjut," pungkas Chief Operating Officer Columbia Cash & Credit itu. (Sumarlin)


DAFTAR KOMENTAR


Jadwal dan Hasil



Klasemen

Pos Klub Ma M S K G SG Pn
1 Perseman Manokwari 9 6 2 1 16-6 10 20
2 Semen Padang FC 8 6 1 1 17-4 13 19
3 Pro Duta FC 9 4 3 2 12-6 6 15
4 PSIR Rembang 9 4 2 3 16-23 -7 14
5 Persiba Bantul 7 4 1 2 21-5 16 13
6 Persepar Palangkaraya 6 4 0 2 6-5 1 12
7 Persebaya 7 3 3 1 11-6 5 12
8 PSM Makassar 9 4 0 5 11-7 4 12
9 Persiraja 9 3 3 3 6-8 -2 12
10 Arema 8 3 2 3 10-10 0 11
11 PSLS Lhokseumawe 9 3 2 4 13-15 -2 11
12 Bontang FC 9 3 1 5 11-21 -10 10
13 Persijap 7 2 1 4 10-8 2 7
14 Persema 9 2 0 7 12-25 -13 6
15 Persibo 4 1 0 3 2-7 -5 3
16 Persija 7 0 1 6 6-24 -18 1

Top Skor

Posisi Nama Pemain Nama Klub Gol
1 CARLOS RAUL SCIUCATTI PSLS Lhokseumawe 8
2 EDWARD JUNIOR WILSON Semen Padang FC 8
3 CRISTIAN LENGLOLO PSIR Rembang 7
4 ILIJA SPASOJEVIC PSM Makassar 5
5 MARIO KARLOVIC Persebaya 5
6 ROBERTO KWATEEH Persiba Bantul 5
7 I MADE WIRAHADI Persiba Bantul 4
8 MUSAFRI Perseman Manokwari 4
9 BAYU PRADANA Persepar Palangkaraya 3
10 EPALA PELLO PSIR Rembang 3
Iklan LPI

kurikulum dan pedoman dasar sepakbola

Powered by Infinys
Copyrights © 2012 PT.Liga Prima Indonesia Sportindo